Tepatnya pada hari Kamis tanggal 17 September 2009, aku tetapkan hati untuk melangkah pulang ke kampung halaman Kalibaru - Banyuwangi. Awalnya siy mau naik motor aja, tapi tiba-tiba aja aku dah ngrasa gak enak badan (Nggreges) jadi aku putuskan aja naik bis.
Berangkat dari malang udah lumayan sore sekitar pukul 16.00 WIB.
Langsung aja... Kejadian "penipuan" itu terjadi ketika bis udah berangkat dari terminal Jember "Tawang Alun". Waktu dari terminal Tawang Alun cuma ada sekitar 7 orang penumpang asli. Tiba - tiba naik "gerombolan si berat" 2 orang dari pintu belakang dan 2 orang lagi dari pintu depan.
Layaknya seorang bintang sinetron, salah satu dari mereka mengeluh barangnya ketinggalan di bis lain, ngaku - ngaku kalo dia orang kalimantan dan ironisnya lagi dia punya jam tangan yang katanya asli dari Saudi Arabia seharga (lupa berapa real) tapi setara dengan sekitar 3 juta rupiah..
Aku nyalakan sebatang rokok dan seolah - olah gak peduli apa yang sedang terjadi. Para gerombolan itu masih mencari korban. Naas bagi 2 pemuda yang duduk didepanku.. Akhirnya mereka tertarik ngeliet jam tangan itu. Waaahh... sasaran empuk neh pikir gerombolan itu, dengan berbagai macam rayuan gombal akhirnya sukses juga aksi mereka. Jam yang sebenernya seharga 15 ribu ditukar dengan Handphone + Money fresh 400 rb. Gilaa.....
Tanpa pikir panjang, 2 pemuda itu langsung "iya" aja sambil menyiapkan handphone + chargernya + uang 400 ribu... Lucunya lagi, kirain mereka udah tau kalo tertipu eh ternyata mereka meminta kembali handphone itu karena kartu GSMnya masih belum diambil hehe..
Jadi.. buat para pengguna jasa angkutan umum, hati - hati dengan modus penipuan seperti ini atau ditawari minuman, makanan atau rokok karena udah banyak penumpang yang tepar di terminal selama beberapa hari karena "bius".
Diposting oleh
pramrinto.blogspot.com
on
08.54
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
0 komentar:
Posting Komentar